The Last Dance Jordan Basketball

The Last Dance’: Menuju Akhir Kejayaan Michael Jordan dan Chicago Bulls

Posted on

Chicago – Serial dokumenter ‘The Last Dance’ rilis jua. Dokumenter ini mengisahkan ekspresi dominan terakhir era kejayaan Chicago Bulls & Michael Jordan.

The Last Dance ditayangkan sang Netflix mulai Senin (20/4/2020). Bagi perkenalan, Netflix menayangkan dua episode mula dari total 10 episode.

Rencananya Netflix bakal menayangkan 2 episode pada masing-masing kemunculannya sejak 20 April, 26 April (episode 3 & 4), 3 Mei

The Last Dance’ garapan ESPN memakai rekaman 500 jam yang mereka dapatkan dari trend terakhir Selain tersebut diselipkan pun bepergian karier Jordan semenjak bermain di NCAA (Liga Basket Mahasiswa) bersama North Carolina University.

Ketika tadi ESPN mendapat akses satu trend guna merekam seluruh aktivitas pada belakang layar skuat Bulls dalam isu terkini itu. Di akhir ekspresi dominan 1997/1998, Bulls meraih cincin keenam sekaligus yang ketiga berturut-turut sejak 1996.

Selain tersebut ada jua kisah soal intrik menunjuk ke persiapan isu terkini 1998/1999, waktu Jackson menyimpulkan mundur yang dibuntuti sang kepergian Jordan (yg kesudahannya pensiun), Steve Kerr, Scottie Pippen, & Dennis

Hal itu dimulai keputusan general manager Bulls, Jerry Krause, yg nir mau menjaga dinasti tersebut sebab merasa seluruh pemain top tadi sudah berada di

The Last Dance Jordan Basketball

Krause waktu tersebut juga mendapat kritik keras sebab perselisihan menggunakan Jackson.Pada kesudahannya Bulls tidak berdaya pada trend 1998/1999 tersebut karena sedang pada posisi terbawah Wilayah Timur menggunakan rekor 13-37!

Dua episode ‘The Last Dance’ menemukan sambutan yang spektakuler pada media sosial. Bahkan Legenda Los Angeles Lakers Magic Johnson menyatakan sangat terkesan.

“The Last Dance Michael Jordan sangat luar biasa & saya menyenangi dua jam kesatu filim ini. Fan muda yang tidak dapat melihat Jordan bermain sekarang dapat mengerti mengapa dia GOAT bola basket. Michael Jordan, Michael Jackson, & Beyonce ialah tiga penghibur terbaik sepanjang masa, & kita pula dapat memasukkan Muhammad Ali,” ujar Johnson melewati Twitter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *